QUIN | BIMBINGAN BELAJAR

Receive all updates via Facebook. Just Click the Like Button Below...

Menerima Siswa Baru - Start Belajar 16 Juli 2018 - Hubungi Cabang QUIN Terdekat




Liputan QUIN di NetTV


VIDEO BELAJAR



Untitled Document
  • 6 Tips Jitu Tentukan Pilihan Kampus di SNMPTN


    Tak terasa sekarang sudah memasuki 2018, nih. Siswa-siswi di tahun terakhir masa SMA atau sederajat agaknya tengah disergap kalutnya menyongsong lembaran hari baru selepas lulus sekolah. Beragam target masa depanpun tampaknya sudah semakin dirampungkan. Baik memilih untuk berfokus menemukan pekerjaan ataupun berkeinginan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

    Misalnya saja melalui SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) lengkap dengan pilihan program studi dan institusi pendidikan tinggi yang hendak dimasuki demi meraih mimpi. Dihadapkan dengan majemuknya pilihan tersebut tentu menimbulkan keambiguan dalam menentukan pilihan akhir. Padahal pilihan itu pastinya berpengaruh signifikan terhadap hasil seleksi kelak.  
    Nah, semoga beberapa panduan berikut dapat membantumu dalam mengarahkan langkah untuk memilih pilihan di SNMPTN kelak, ya. Apalagi jadwal pendaftarannya sudah kian dekat, nih. 


    1. Redam ego dan renungkan mimpimu 
    Cobalah berdiskusi dengan hati kecilmu terkait mimpi masa depanmu. Usahakanlah untuk meredam ego sebab iming-iming prestise di masyarakat jika memilih jurusan tertentu. Ingatlah bahwa yang akan menjalani suka-duka perkuliahan kelak adalah dirimu dan yang akan terjun ke dunia kerja lengkap dengan hingar-bingarnya adalah dirimu. Beranikan diri untuk bermimpi, walau terkadang tampak konyol bagi orang lain. Lagipula kebahagiaan yang hakiki tidak serta merta dinilai dari limpahan materi atau seberapa tinggi jabatan seseorang, melainkan bersumber dari bathin yang alami. Kamulah yang persis tahu seberapa dalam kemampuanmu. Jika kamu bahkan merasa terpaksa atau terbebani dalam melakoni suatu profesi atau mengemban status sebagai mahasiswa di jurusan yang sesungguhnya tidak kamu kuasai, tentu yang akan menanggung konsekuensinya adalah dirimu. Gunakan keduanya baik hati maupun logika, ya. Oleh sebab itu, bertanyalah pada hati kecilmu terlebih dahulu, berusahalah menggali potensi terbesarmu. Jangan saling mendiskritkan program studi. Pada dasarnya, setiap rumpun ilmu berfungsi untuk saling melengkapi satu sama lain. Semua orang itu hebat dengan potensinya masing-masing, termasuk kamu. 


    2. Pantau grafik pencapaian akademikmu 
    SNMPTN memang lebih memfokuskan pada capaian akademikmu selama duduk di bangku sekolah. Oleh sebab itu, sepantasnya kamupun awas dengan perolehan nilai-nilaimu selama sekian semester tersebut. Misalnya kamu hendak kuliah di program studi Kimia namun nilai-nilai Kimiamu berada di ambang batas minimum dari KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Agaknya hal ini juga patut kamu pertimbangkan lebih jauh, nih. Bukan bermaksud mematahkan, akan tetapi mencoba memberi gambaran realita apa adanya, lho. Walaupun pada akhirnya bagaimana kriteria penilaian adalah hak mutlak dari universitas bersangkutan, akan tetapi hal-hal terkait dengan grafik pencapaian akademik termasuk prestasi non-akademik yang sekiranya mendukung untuk pilihanmu itu juga layak untuk dipikirkan dengan matang. Jangan hanya terpaku pada satu hal saja, cobalah lebih memajemukkan pikiranmu. Kenali peluang lain yang pas dengan capaianmu selama ini. 


    3. Gali informasi terkait program studi dan universitas yang dituju 
    Apabila kamu didera ambigu untuk memilih diantara beberapa jurusan yang menjadi minatmu, maka cobalah telusuri informasi sebanyaknya tentang program studi tersebut. Baik melalui media online, tanya-jawab dengan alumni atau kerabatmu, ataupun sosialisasi kampus yang diadakan oleh sekolah. Misalnya, universitas mana yang menawarkan program studi bersangkutan dengan akreditasi A, sebaran mata kuliah, lokasi dan reputasinya, biaya hidup dan biaya pendidikan, prospek setelah wisuda, jaringan alumni hingga peminatan (spesialiasi) yang dapat dipilih dari program studi tersebut, dan lainnya. 
    Selain itu, tak ada salahnya pula jika sesekali kamu mengikuti seminar seputar menyambut perkuliahan atau mengorek info dari alumni sekolahmu tentang hal-hal trivial dari universitas atau program studi yang ingin kamu tuju. Termasuk jika kamu juga nyatanya memfokuskan pada jumlah penerima Bidikmisi di kampus tersebut. Terkadang ada universitas yang menganut sistem pemeringkatan nilai secara nasional, ada pula yang mengkotak-kotakkanya berdasarkan kriteria wilayah asal si pendaftar, ada yang jauh lebih memprioritaskan calon mahasiswa dari provinsi yang sama dengan universitas tersebut (sebagai kuota provinsi), hingga yang menyediakan kuota khusus bagi pendaftar yang berasal dari daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). 


    4. Urutkan beberapa pilihan berdasarkan kriteria prioritasmu  
    Wajar saja apabila kamu lantas dihadapkan pada beberapa pilihan yang membingungkanmu. Masing-masing pilihan memiliki kelebihannya tersendiri walaupun merupakan satu program studi namun berbeda universitas. Oleh sebab itu, cobalah tentukan kriteria utamamu terlebih dahulu untuk program studi yang sudah kamu canangkan itu. Misalnya, kamu tidak keberatan jauh dari orangtua asalkan universitas dan program studi berakreditasi A. Maka urutkan pilihanmu berdasarkan akreditasi atau reputasi kampus tersebut. Atau justru sebaliknya, atas alasan tertentu kamu tidak diperkenankan mengambil lokasi di luar pulau tempatmu berdomisili saat ini. Maka susun urutan berdasarkan lokasi terdekat dengan domisilimu. Selanjutnya, cobalah periksa ulang kembali. 
    Sebisanya imbangkan antara kualitas dan lokasinya jika bagimu dua hal ini adalah yang paling krusial. Mungkin ada universitas yang terdekat dengan rumahmu tapi kurang secara kualitas, sedangkan ada universitas yang agak jauh dari rumahmu tapi unggul dalam hal kualitas. Nah, jangan abaikan pula tentang kuota yang diterima dan peminatnya pada tahun lalu, ya. Sebab hal ini juga menjadi bahan pertimbangan yang tak kalah penting. Selain itu, agaknya berkaca pada rekam rerataan nilai yang diterima di kampus bersangkutan juga dapat dijadikan pedoman.  
    Misalnya, berdasarkan informasi, universitas tersebut termasuk ke dalam 10 universitas dengan rerata nilai tertinggi nasional baik untuk kelompok SAINTEK maupun SOSHUM. Dengan kata lain, agaknya seleksi untuk menembus universitas tersebut terbilang kompetitif. 


    5. Tentukan pilihan akhir dengan jeli membaca peluang 
    Setelah merenungkan mimpi, menyesuaikannya dengan capaian akademik, minat, dan bakat, serta menggali informasi sebanyaknya, hingga mengurutkan calon pilihan berdasarkan kriteria prioritas, maka saatnya kamu menentukan keputusan akhir dalam SNMPTN tersebut. Misalnya kamu memang berminat di program studi Akuntansi sebab cita-citamu yang ingin menjadi seorang akuntan handal, kamu juga termasuk tipikal siswa yang cermat, mengantongi prestasi sebagai wakil provinsi untuk OSN Ekonomi, dan capaian nilai-nilaimupun mendukung dengan grafik capaian yang naik di setiap semesternya terutama untuk mata pelajaran Akuntansi, Ekonomi, dan Matematika. 
    Nah, agaknya dengan memilih program studi Akuntansi sudah pas untukmu. Apalagi jika disokong pula dengan jejak rekam sekolahmu yang gemilang di kampus tersebut melalui prestasi alumni sekolahmu disana, akreditasi sekolahmu sudah A, rasio antara kuota dan peminat tahun lalu dalam jalur ini untuk program studi bersangkutan pun tampaknya cukup berdaya saing bagimu, dan ditambah lagi dengan kualitas universitas dan program studi yang memang terakui secara nasional. 
    Dengan kata lain, peluangmu untuk diterima pada pilihan SNMPTN tersebut terbilang cukup bagus. Lihat dirimu dan lihat juga targetmu, apakah terbuka jalan untuk mencapainya? Menjadi optimis itu bagus, akan tetapi bersikap realistis juga tak boleh dilewatkan. Singkatnya, kamu harus jeli membaca peluang untuk mengisi tiga program studi di dua universitas berbeda tersebut. 


    6. Tentunya jangan lupa berdoa dan bersyukur untuk apapun hasilnya nanti  
    Pastinya, jangan lupa berdoa, ya. Bagaimanapun hasilnya kelak, cobalah berpikir lebih lapang. Jika kamu dinyatakan lulus, maka bersyukurlah dan manfaatkan kesempatan ini. Kendatipun sebaliknya, siapa tahu ketidaklulusanmu bisa jadi adalah kesempatan terbaik yang kamu peroleh. Percayalah, Tuhan pasti punya rencana indah untukmu. Misalnya saja, jika kamu lulus SNMPTN maka kamu 'diharuskan' untuk mengambil kesempatan tersebut sebab ada konsekuensi berupa blacklist bagi adik-adik kelasmu kelak jika mengambil program studi bersangkutan. Padahal program studi atau universitas tersebut bukanlah mimpi terbesarmu. 


    Sekiranya kamu belum diberi rezeki untuk lulus SNMPTN, siapa tahu kamu justru lulus di program studi lain yang benar-benar pas dengan minat dan bakatmu. Atau bahkan memperoleh kesempatan untuk berkecimpung di jalur lain seperti sekolah kedinasan atau bahkan bergabung dengan angkatan militer. Intinya, berjuanglah sekuatnya dan bersyukurlah atas apapun hasil perjuanganmu tersebut. Petik hikmahnya, sesungguhnya kamu bahkan sudah menaklukkan seleksi terberat yakni menjadi pemenang atas ketakutan dari dalam dirimu dalam upaya menghidupkan sebuah mimpi. Ibarat seperti sebuah perjalanan, jika kamu bahkan tidak berani bermimpi yang sejatinya adalah sebuah langkah awal, maka kamu tentu tidak akan pernah bisa sampai pada tujuan perjalananmu tersebut. Dan, kamu sudah mengawali langkah pertamamu. 


    Percayalah, kamu sudah jauh lebih kuat. Oleh sebab itu, teruslah melangkah, jangan menyerah kalah pada keadaan. Kamu itu kuat, maka bangunlah mimpi yang hebat, walau itu tampak berat. Semangat! 


    Rahmadila Eka Putri 


    https://life.idntimes.com/education 


     #Bimbel #QUIN #Garansi #Supercamp #Intensif #Regular




    Kembali

    Tanggal Posting : 31-01-2018 04:08:39 | Pembaca (372)



KUMPULAN SOAL & JAWABAN TRYOUT


Ikuti Jejak Mereka

SHERIN NINDYTA PUTERI, IL | SMAN 38 , JAKSEL

BELAJAR DI QUIN SERU BANGET ANAK2XNYA ..GURUNYA LUCU. SUKSES TERUS QUIN...!!!!

MEKA AZZAHRA LARASATI, IL | SMAN 34 , JAKSEL

KARNA QUIN DARI KELAS X, NILAI RAPOT AKU KEBANTU BANGET MAKANYA ALHAMDULILLAH BISA LOLOS PPKB. MAKASIH BANYAK YA QUIN SUDAH BIMBING AKU SAMPAI KE UI!

ARIESTO CHRISTOPHER FARAD | SMAN 47 , JAKSEL

BELAJAR DIQUIN ASYIK DAN ENJOY BENGGEET..KONSEN BANGEET BELAJARNYA. PESAN : AYOOO...MASUK QUIN, GURUNYA ASSYIK AND METODE BELAJARNYA SERU HABISS..

MELPA THERESIA PANJAITAN, | SMAN 47 , JAKSEL
QUIN ITU SERUU, GURU-GURUNYA BAIK, DAN RESEPSIONISTNYA JUGA BAIIK
KEN PANDITA WISESAKANYA, | SMAN 34 , JAKSEL
MKSIH QUIN ATAS SMUANYA GURU2NYA OK. OK BNGT BNYAK PELJARAN YG SULIT MENJADI SIMPLE
MUHAMMAD FARHAN, FISIKA, | SMAN 86 , JAKSEL

BELAJAR DI QUIN SERU BANGET. GURU2NYA JUGA BAIK2 DAN CARA NGAJARNYA ENAK.

NURHASANAH SANNIYA.K, ILM | SMAN 38 , JAKSEL

GA PERNAH BOSEN MASUK QUIN, GURU2NYA SERU DAN ENAK BGT NGAJARNYA. REKOMENDASI BGT DEH BUAT YG MAU NGEJAR PTN LEWAT JALUR UNDANGAN!

ERIANGGA SG SOEJONO, ILMU | SMAN 6 , JAKSEL

BELAJAR DI QUIN SANGAT NYAMAN &DIPASTIKAN MENGERTI SEUMUR HIDUP.PASTI JADI NO. 1 DI SEKOLAH, PESAN : TETAP PERTAHANKAN KENYAMAN & SISTEM PEMBELAJARAN DI QUIN YA !!

ISMIANA PAJATIWI, SEKOLAH | SMAN 90 , JAKSEL
DI QUIN ITU CARA PENYAMPAIAN MATERI MUDAH DI MENGERTII, ABIS ITU KAKAK2 NYA JUGA HUMBLE & FRIENDLY, SUASANA BELAJAR DI KELAS JUGA NYAMAN.
Widya Larastriana | SMAN 2 Bekasi, UNSOED - Ilmu Hukum
Quin itu tempat belajarnya seru , guru2nya asik2,cara belajarnya jg ok…
Rahma Dwi Pawestri | SMAN 90 JKT, UGM - Biologi
Belajar diquin menjadi mudah, fun, bs masuk univ terpilih. Makasih ya QUIN
Tivanda Sylvianita | SMAN 2 Bogor, UNPAD - Pend. Kedokterann
Makasih Untuk Guru2 yang mengajar, guru2nya asik dan cepet mengerti, modulnya juga oke, makasih quin
Adam Rizan .A | SMAT Krida Nusantara Bandung, UNPAD - Teknik Perta
Quin ngebantu banget, buat ngejar undangan di sekolah,makasih QUIN
Imaniar Safira | SMA Cakra Buana, UNPAD - Ilmu Hukum
modulnya lengkap bgt, cara ngajarnya gampang dimengerti. Ayo gabung di QUIN....
Fata Muslim Fikri | MA KAFILA IPB - Biokimia
Les di QUIN itu nyaman belajarnya dan Gurunya asyik-asyik , Soal-soalnya mantap Dan pembahasannya oke2 Ayo, gabung aja..
Dania Ervina | SMAN 3 DEPOK IPB - Akutansi
asyik gurunya, gaul , dan catatannya gampang dipelajarin karena ada metode mind mappingnya :)
Kamila Shahab | SMAN 104 JKT IPB - Biologi
di quin gurunya asik semua, modulnya bagus, dan cara belajarnya ngga ngebosenin
Rini Kurniasih | SMAN 48 JKT UNBRAW - Ilmu Administrasi Bisnis
Selama belajar di quin banyak banget dapet pengalaman, asyik2 gurunya
Corinthiana | SMAN 58 JKT, UNBRAW - ANTROPOLOGI BUDAYA
di quin gurunya asik semua, modulnya bagus, dan cara belajarnya ngga ngebosenin belum tetep Semangat
Larasati Ayuningrum | SMAN 28 JKT, UI-ILMU EKONOMI
di quin asik dan kekeluargaannya juga terasa banget
Sabila Hansya Ananta | SMAN 34 JKT, UI-ILMU KOMUNIKASI
guru2nya sangat bagus, Quin sangat membantu...
Selengkapnya..